Apakah Eczema  Bisa Sembuh Total?

Apakah Eczema  Bisa Sembuh Total?

BY dr. Rika Andriani, Sp.DVE

“Dok, eczema saya bisa sembuh total tidak?”

Ini merupakan salah satu pertanyaan yang ditanyakan oleh hampir semua pasien atau orang tua pasien eczema atau dermatitis atopik. Pertanyaan ini sangat wajar mengingat eczema (dermatitis atopik) sering menimbulkan rasa gatal kronis, gangguan tidur, dan dampak psikologis. Semua dampak tersebut membuat pasien ingin mengetahui apakah ada titik akhir dari kondisinya.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari kita pahami dulu apa sebenarnya eczema itu, apa penyebabnya, dan bagaimana perjalanan penyakit ini menurut berbagai studi terbaru.

Apa Itu Eczema (Dermatitis Atopik)?

Dermatitis atopik (DA) atau yang dikenal sebagai eczema adalah penyakit inflamasi kronik pada kulit, yang ditandai oleh beberpa kondisi, antara lain kulit kering (xerosis), rasa gatal yang intens, ruam kemerahan, dan penebalan kulit pada kasus yang kronik.

Menurut American Academy of Dermatology (AAD), eczema merupakan gangguan multifaktorial yang melibatkan gangguan fungsi barrier kulit, respons imun yang berlebihan, faktor genetik, faktor lingkungan dan mikrobioma kulit.

Gangguan pada skin barrier menyebabkan penguapan air dari kulit meningkat, sehingga kulit kehilangan kelembapan dan mudah terpajan iritan atau alergen. Hal ini memicu peradangan kronik yang menyebabkan gatal dan ruam berulang.

Apakah Eczema Bisa Sembuh Total?

Secara ilmiah, eczema tidak dapat “disembuhkan” sepenuhnya, karena merupakan kondisi genetik dan imunologis kronik. Namun, eczema bisa dikelola hingga mencapai remisi jangka panjang, artinya gejala bisa hilang total dalam periode tertentu, bahkan bertahun-tahun — asalkan faktor pemicu dikendalikan dan perawatan dilakukan secara konsisten.

Beberapa studi menunjukkan: sekitar 60–70% anak dengan eczema ringan hingga sedang akan mengalami perbaikan signifikan atau remisi saat dewasa awal. Namun, sekitar 30–40% pasien akan tetap mengalami gejala residu, kulit sensitif, atau flare episodik sepanjang hidupnya.

Dengan kata lain: eczema bisa “tenang” atau “dormant”, tapi potensi kambuh tetap ada karena sifat genetik dan imunologisnya.

Mengapa Eczema Bisa Kambuh?

Beberapa faktor utama yang menyebabkan eczema mudah kambuh antara lain gangguan barrier kulit itu sendiri. Jika tidak mendapat perawatan yang secara rutin, maka gangguan ini akan memburuk dan berpotensi memicu kekambuhan. Pajanan iritan dan allergen dari lingkungan sehari-hari seperti deterjen, sabun wangi, parfum, debu atau tungau juga dapat mencetuskan reaksi inflamasi. Adanya infeksi sekunder oleh bakteri seperti Staphylococcus aureus dapat menimbulkan kekambuhan dan memperburuk kondisi eczema. Faktor harian seperti seperti jadwal tidur yang berantakan dan stress psikologis dapat juga dapat meningkatkan kadar hormon kortisol dalam darah dan pada akhirnya mencetuskan respons inflamasi di kulit.

Apakah Eczema Bisa Hilang Saat Dewasa?

Pada sebagian besar kasus eczema anak-anak, gejala berkurang seiring pematangan sistem imun dan perbaikan fungsi barrier kulit. Namun, beberapa pasien dewasa dapat mengalami adult-onset eczema atau persisten dari masa anak, terutama bila ada faktor genetik kuat dan lingkungan yang tidak mendukung (iklim kering, stres kronik, paparan alergen kerja).

Menurut Journal of Allergy and Clinical Immunology (JACI, 2017), hampir sepertiga pasien eczema anak mengalami gejala sampai masa dewasa. Perjalanan penyakit eczema sangat individual, tergantung pada riwayat keluarga, derajat keparahan, kepatuhan terhadap perawatan kulit, dan kontrol terhadap faktor pencetus.

Fokus Utama: Mengontrol, Bukan Menyembuhkan

Karena eczema bersifat kronik, tujuan terapi bukan menyembuhkan, melainkan mengontrol gejala dan mencegah kekambuhan. Pendekatan terapi komprehensif meliputi:

1. Perawatan dasar kulit (basic skin care)

  • Gunakan moisturizer atau pelembap minimal 2–3 kali/hari
  • Hindari sabun wangi atau sabun antiseptik dan air panas

2. Terapi topikal antiinflamasi

  • Jika muncul ruam, dapat menggunakan salep kortikosteroid potensi ringan-sedang
  • Untuk lesi yang masih ringan atau untuk area sensitif, dapat digunakan calcineurin inhibitor
  • Saat ini sudah tersedia juga salep crisaborole sebagai alternatif penggunaan steroid

3. Terapi sistemik

  • Pada kasus berat, dapat diberikan obat minum berupa anti histamin dan kortikosteroid oral jangka pendek
  • Sudah tersedia pula agen biologik seperti Abrocitinib untuk mengontrol kekambuhan serta untuk menghindari penggunaan kortikosteroid jangka panjang

4. Manajemen gaya hidup & stres

  • Usahan untuk cukup tidur cukup dan manajemen stress yang baik
  • Hindari garukan karena garukan akan memperberat reaksi inflamasi dan rasa gatal

Prinsip Perawatan Jangka Panjang

Pasien eczema yang konsisten merawat kulit setiap hari, bahkan saat tampak normal, memiliki peluang lebih besar untuk hidup tanpa flare. Bahkan, beberapa studi menyebutkan bahwa penggunaan pelembap rutin dapat mengurangi risiko flare hingga 50%.

Kesimpulan

Eczema tidak dapat disembuhkan total karena bersifat genetik dan imunologis kronik. Namun, gejalanya bisa dikendalikan sepenuhnya sehingga kulit tampak dan terasa normal. Dengan perawatan rutin dan kontrol lingkungan, banyak penderita eczema dapat hidup dengan kulit yang tenang, lembap, dan bebas gatal dalam jangka panjang. Fokuslah pada pengendalian, bukan kesembuhan instan. Karena kulit yang terawat baik adalah bentuk kesembuhan terbaik yang bisa dicapai.

Schedule a meeting with our doctor.

Bmderma logo white

BMDERMA FORESTA BSD

Foresta Business Loft 6 Unit 3, Jl. BSD Boulevard Utara,

Bumi Serpong Damai, Tangerang, Banten

0819 9352 5252

BMDERMA SENOPATI (PROJECTSKIN)

Jl. Senopati No.16A

Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

0819 221 2121

BMDERMA SUNTER

Jl. Agung Tengah 15 Blok I 11 No.11 A

Sunter Agung, Jakarta Utara

0819 227 2728

EMAIL

INFO@BMDERMA.COM

RESERVATION

0878 1098 9000

© BMDERMA 2025. Copyright by PT Awet Cantik Bahagia