Kulit Makin Beruntusan Setelah Pakai Skincare? Belum Tentu Purging!

Kulit Makin Beruntusan Setelah Pakai Skincare? Belum Tentu Purging!

BY dr. Nevristia Pratama, Sp.DVE

Pernah mulai memakai skincare baru, lalu tiba-tiba wajah menjadi beruntusan, kemerahan, terasa perih, bahkan muncul jerawat? Banyak orang langsung menyimpulkan, “Ini pasti purging”

Padahal, tidak semua reaksi setelah menggunakan skincare adalah purging. Dalam praktik sehari-hari, saya justru lebih sering menemukan pasien yang mengalami skin barrier yang rusak, tetapi menganggapnya sebagai proses adaptasi kulit. Akibatnya, produk tetap dipakai, dan kondisi kulit justru semakin memburuk. Lalu, bagaimana cara membedakan keduanya?

Apa Itu Skin Purging?

Purging adalah kondisi ketika pergantian sel kulit berlangsung lebih cepat akibat penggunaan bahan aktif tertentu. Akibatnya, komedo mikro yang sebelumnya berada di bawah permukaan kulit lebih cepat muncul menjadi jerawat.

Purging umumnya terjadi pada produk yang mengandung:

  • Retinoid (retinol, retinal, tretinoin)
  • Alpha Hydroxy Acid (AHA)
  • Beta Hydroxy Acid (BHA)
  • Polyhydroxy Acid (PHA)

Biasanya purging:

  • Muncul di area yang memang sering berjerawat.
  • Berupa komedo atau jerawat kecil.
  • Terjadi pada awal penggunaan produk.
  • Mulai membaik dalam waktu sekitar 4–6 minggu.

Dengan kata lain, purging adalah percepatan siklus kulit, bukan tanda kulit mengalami kerusakan.

Apa Itu Skin Barrier yang Rusak?

Skin barrier adalah lapisan pelindung paling luar kulit yang berfungsi menjaga kelembapan sekaligus melindungi kulit dari iritasi, polusi, bakteri dan alergen.

Ketika lapisan ini rusak, kulit kehilangan kemampuannya untuk mempertahankan hidrasi dan menjadi jauh lebih sensitif terhadap berbagai produk.

Tanda-tanda skin barrier yang rusak antara lain:

  • Kulit terasa perih saat memakai skincare.
  • Kemerahan yang menetap.
  • Kulit terasa kering, tertarik dan mengelupas.
  • Lebih sensitif terhadap sinar matahari.
  • Mudah mengalami iritasi meski menggunakan produk yang sebelumnya cocok.

Berbeda dengan purging, kondisi ini bukan proses adaptasi, melainkan sinyal bahwa kulit sedang mengalami gangguan.

Purging atau Barrier Rusak? Kenali Perbedaannya!

Purging

  • Terjadi setelah menggunakan bahan aktif yang meningkatkan regenerasi kulit.
  • Muncul di area yang memang sering berjerawat.
  • Berupa komedo atau jerawat kecil.
  • Umumnya membaik dalam beberapa minggu.

Barrier Kulit Rusak

  • Dapat terjadi akibat penggunaan skincare yang terlalu banyak, eksfoliasi berlebihan atau kombinasi bahan aktif yang tidak tepat.
  • Bisa muncul di seluruh wajah, termasuk area yang sebelumnya tidak bermasalah.
  • Disertai rasa perih, panas, kering atau mengelupas
  • Cenderung semakin memburuk jika produk tetap digunakan.

Kenapa Banyak Orang Salah Mengira?

Tren skincare membuat banyak orang mencoba berbagai bahan aktif sekaligus, seperti retinol, AHA, BHA, vitamin C, hingga peeling serum dalam satu rutinitas. Padahal, semakin banyak produk aktif yang digunakan bukan berarti hasilnya akan semakin cepat. Sebaliknya, penggunaan yang tidak tepat justru dapat merusak skin barrier. Tidak sedikit pasien datang ke klinik setelah berminggu-minggu menahan rasa perih karena mengira kulitnya sedang “purging”, padahal sebenarnya kulit sudah mengalami iritasi.

Apa yang Harus Dilakukan?

Jika Anda mencurigai skin barrier sedang terganggu:

  • Hentikan sementara penggunaan bahan aktif yang berpotensi mengiritasi.
  • Gunakan pembersih wajah yang lembut.
  • Fokus pada pelembap yang membantu memperbaiki skin barrier.
  • Gunakan sunscreen setiap pagi untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV.

Jika yang terjadi adalah purging, penggunaan produk biasanya masih dapat dilanjutkan selama reaksi yang muncul masih sesuai dengan karakteristik purging dan tidak disertai iritasi berat.

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dermatologist?

Segera lakukan konsultasi apabila:

  • Kemerahan semakin berat.
  • Kulit terasa sangat perih atau terbakar.
  • Muncul pembengkakan atau ruam luas.
  • Jerawat semakin parah dan tidak membaik setelah beberapa minggu.
  • Tidak yakin apakah reaksi yang terjadi merupakan purging atau iritasi.

Evaluasi oleh dermatologist dapat membantu menentukan penyebabnya sehingga penanganan menjadi lebih tepat dan kulit tidak mengalami kerusakan yang lebih lanjut.

Treatment yang Dapat Dipertimbangkan di BMDERMA

Treatment tidak langsung diberikan hanya karena kulit terlihat beruntusan. Kondisi kulit perlu dievaluasi terlebih dahulu, terutama bila terdapat perih, kemerahan, panas atau pengelupasan.

  • Untuk kulit yang sedang kering, sensitif atau dehidrasi setelah penggunaan skincare yang terlalu aktif, Regenesis Hydra dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu meningkatkan hidrasi dan kenyamanan kulit.
  • Jika setelah kondisi kulit membaik masih terdapat komedo/ jerawat yang menetap, dokter dapat mempertimbangkan terapi acne seperti AviClear sesuai indikasi.
  • Bila keluhan yang tersisa lebih dominan berupa tekstur/ bekas jerawat setelah acne terkontrol, PicoSure Pro Laser dapat dipertimbangkan berdasarkan hasil evaluasi dokter.

Pemilihan treatment tetap disesuaikan dengan diagnosis dan kondisi kulit saat pemeriksaan. Kulit yang sedang mengalami iritasi tidak sebaiknya langsung diberikan tindakan yang berpotensi memperberat kondisi skin barrier.

Schedule a meeting with our doctor.

Bmderma logo white

BMDERMA FORESTA BSD

Foresta Business Loft 6 Unit 3, Jl. BSD Boulevard Utara,

Bumi Serpong Damai, Tangerang, Banten

0819 9352 5252

BMDERMA SENOPATI (PROJECTSKIN)

Jl. Senopati No.16A

Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

0819 221 2121

BMDERMA SUNTER

Jl. Agung Tengah 15 Blok I 11 No.11 A

Sunter Agung, Jakarta Utara

0819 227 2728

EMAIL

INFO@BMDERMA.COM

RESERVATION

0878 1098 9000

© BMDERMA 2025. Copyright by PT Awet Cantik Bahagia