Saat ini polusi di kota Jakarta kembali disorot karena menempati urutan pertama kota dengan tingkat polusi paling tinggi di dunia. Kita semua tahu bahwa polusi udara buruk bagi kesehatan paru-paru. Namun, tahukah bahwa polusi juga merupakan musuh bagi kulit? Partikel kecil yang melayang di udara, seperti asap kendaraan, debu, dan polutan industri, dapat menembus lapisan kulit dan menyebabkan berbagai masalah pada kulit.
Partikel polusi yang menempel pada kulit dapat menimbulkan berbagai masalah, antara lain:
- Memicu reaksi inflamasi
Partikel polusi dapat memicu tubuh untuk menghasilkan zat inflamasi atau peradangan yang dapat merusak protein yang berfungsi untuk mempertahankan elastisitas dan kekenyalan kulit, yaitu kolagen dan elastin.
- Mengganggu barrier kulit
Barrier kulit juga dapat terganggu akibat pajanan polusi yang terus-menerus. Kondisi ini memudahkan terjadinya infeksi kulit dan kekambuhan berbagai penyakit kulit seperti eksim atau psoriasis.
- Menyumbat pori
Partikel polusi yang melekat di kulit dapat menyumbat pori dan menyebabkan munculnya jerawat, baik komedo maupun jerawat meradang.
- Meningkatkan produksi minyak:
Akibat polusi, kelenjar minyak dapat menghasilkan lebih banyak sebum/minyak, yang dapat menyebabkan kulit menjadi lebih berminyak dan semakin rentan berjerawat.
- Menghasilkan radikal bebas
Polusi dapat menghasilkan radikal bebas yang pada akhirnya dapat merusak kulit dan menyebabkan munculnya garis halus, kerutan, dan pigmentasi/flek pada kulit.
Cara yang paling baik untuk menghindari masalah kulit di atas adalah dengan cara menghindari polusi. Usahakan untuk beraktivitas di dalam ruangan jika kualitas udara di luar sedang tidak sehat. Informasi tentang derajat keparahan polusi dapat diakses di internet atau menggunakan berbagai aplikasi pemantau polusi.
Namun, jika kita terpaksa beraktivitas di luar ruangan dan harus berhadapan dengan polusi, ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk meminimalisasi dampak polusi terhadap kulit, yaitu :
- Bersihkan wajah setiap hari
Lakukan double cleansing untuk mengangkat kotoran, minyak, dan partikel polusi dari permukaan kulit. Frekuensi cuci muka yang disarankan adalah 2-3x dalam sehari.
- Gunakan serum antioksidan
Serum dengan kandungan antioksidan seperti vitamin C dan E dapat membantu melawan radikal bebas dan menangkal kerusakan kulit akibat polusi.
- Gunakan pelembap
Pilih pelembap yang ringan dan bebas minyak untuk menjaga kulit tetap terhidrasi dan membantu mempertahankan fungsi barrier kulit.
- Gunakan tabir surya
Lindungi kulit dari sinar UV yang dapat memperberat efek polusi dengan tabir surya yang memiliki kandungan SPF minimal 30 dan PA +++.
- Pilihlah makanan yang sehat
Makanan yang kaya akan antioksidan, seperti buah-buahan dan sayuran berwarna cerah, dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas yang ditimbulkan oleh polusi.
- Terapkan healthy lifestyle
Tidur yang cukup, minum air putih yang banyak, dan olahraga teratur dapat meningkatkan kesehatan kulit secara keseluruhan.
Jika Anda mengalami keluhan yang disebutkan dalam artikel ini, seperti kulit kusam, flek, jerawat, kerutan, mari berkonsultasi dengan tim dokter kami di Bmderma. Kami memiliki berbagai pilihan treatment yang dapat membantu mengatasi keluhan kulit Anda.