Endocrine disrupting chemicals (EDCs) atau Bahan Kimia Pengganggu Endokrin adalah zat kimiawi (baik alami atau buatan) yang dapat meniru, memblokir, atau mengubah kerja hormon alami tubuh. Hormon berfungsi sebagai pembawa pesan kimiawi yang mengatur hampir seluruh fungsi organ. Ketika EDCs masuk ke dalam tubuh, sistem komunikasi ini akan kacau dan dapat memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari jerawat parah, gangguan tiroid, masalah kesuburan, hingga penyakit metabolik.
EDC sering ditemukan dalam kosmetik/plastik industry/produk rumahtangga yang dapat memicu terjadinya gangguan hormonal seperti :
- Pubertas dini pada anak-anak
- Gynecomastia
- Kelainan reproduksi
- Peningkatan risiko hormone-sensitive cancer
- Jerawat yang sulit sembuh
Cara Kerja EDCs di Dalam Tubuh
Sistem endokrin mengatur fungsi vital seperti pertumbuhan, tidur, metabolisme, dan reproduksi. EDCs merusak sistem ini dengan tiga cara utama:
- Meniru Hormon (Mimicking): Struktur kimia EDCs sangat mirip dengan hormon alami (seperti estrogen atau androgen). Tubuh pun terkecoh dan memberikan respons seluler yang berlebihan atau tidak normal.
- Memblokir Hormon (Blocking): EDCs menempel pada reseptor sel, sehingga hormon alami yang asli tidak bisa masuk dan tidak dapat menjalankan tugasnya.
- Mengubah Produksi: EDCs mengganggu cara tubuh memproduksi, mengangkut, merombak, atau membuang hormon alami.
Pada jerawat, EDC akan meniru hormon androgen yang berperan penting dalam menstimulasi produksi minyak berlebihan pada kelenjar minyak dan meningkatkan penumpukan sel kulit mati

Mengapa EDCs Sangat Berbahaya?
EDCs sangat berbahaya karena dosis yang sangat kecil sekalipun (dalam hitungan per miliar bagian) sudah cukup untuk mengacaukan fungsi sel tubuh. Paparan EDCs paling berisiko tinggi jika terjadi pada masa-masa kritis pertumbuhan, seperti saat kehamilan, masa bayi, dan masa pubertas, di mana tubuh sangat bergantung pada keseimbangan hormon yang akurat.
Kesimpulan :
- Hindari makeup dan skin care berlebihan
- Hindari ingredient :
Parabens (methylparaben, propylparaben, butylparaben
Pthalates (DBP, DEHP, DIBP)
Triclosan
Benzophenones (Oxybenzone, benzophenone-3) - Pakai fragrance free product
- Konsultasi ke Dermatologist di BMDERMA
Komen BMDERMA jika kamu mau tahu ciri2 jerawat akibat paparan EDC
Ciri-Ciri Jerawat Akibat Paparan EDCs
Jerawat yang dipicu atau diperparah oleh gangguan EDCs umumnya memiliki karakteristik yang mirip dengan jerawat hormonal biasa, namun sering kali lebih resisten (kebal) terhadap pengobatan topikal standar:
- Sering muncul di area sepertiga bawah wajah (rahang, dagu, dan sekitar mulut).
- Berupa jerawat batu (kistik) yang dalam, merah, dan terasa nyeri di bawah kulit.
- Kerap kambuh mengikuti siklus menstruasi (pada wanita) atau muncul tiba-tiba setelah menggunakan produk kosmetik/skincare baru yang tinggi kandungan fragrance atau paraben

Source: Scientific Research