Jerawat sering kambuh ? Jangan-jangan kamu terpapar Endocrin Disrupting Chemical

Jerawat sering kambuh ? Jangan-jangan kamu terpapar Endocrin Disrupting Chemical

BY dr. Deasy Lius, Sp.DVE

Endocrine disrupting chemicals (EDCs) atau Bahan Kimia Pengganggu Endokrin adalah zat kimiawi (baik alami atau buatan) yang dapat meniru, memblokir, atau mengubah kerja hormon alami tubuh. Hormon berfungsi sebagai pembawa pesan kimiawi yang mengatur hampir seluruh fungsi organ. Ketika EDCs masuk ke dalam tubuh, sistem komunikasi ini akan kacau dan dapat memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari jerawat parah, gangguan tiroid, masalah kesuburan, hingga penyakit metabolik.

EDC sering ditemukan dalam kosmetik/plastik industry/produk rumahtangga yang dapat memicu terjadinya gangguan hormonal seperti :

  1. Pubertas dini pada anak-anak
  2. Gynecomastia
  3. Kelainan reproduksi
  4. Peningkatan risiko hormone-sensitive cancer
  5. Jerawat yang sulit sembuh

Cara Kerja EDCs di Dalam Tubuh

Sistem endokrin mengatur fungsi vital seperti pertumbuhan, tidur, metabolisme, dan reproduksi. EDCs merusak sistem ini dengan tiga cara utama:

  • Meniru Hormon (Mimicking): Struktur kimia EDCs sangat mirip dengan hormon alami (seperti estrogen atau androgen). Tubuh pun terkecoh dan memberikan respons seluler yang berlebihan atau tidak normal.
  • Memblokir Hormon (Blocking): EDCs menempel pada reseptor sel, sehingga hormon alami yang asli tidak bisa masuk dan tidak dapat menjalankan tugasnya.
  • Mengubah Produksi: EDCs mengganggu cara tubuh memproduksi, mengangkut, merombak, atau membuang hormon alami.

Pada jerawat, EDC akan meniru hormon androgen yang berperan penting dalam menstimulasi produksi minyak berlebihan pada kelenjar minyak dan meningkatkan penumpukan sel kulit mati

Mengapa EDCs Sangat Berbahaya?

EDCs sangat berbahaya karena dosis yang sangat kecil sekalipun (dalam hitungan per miliar bagian) sudah cukup untuk mengacaukan fungsi sel tubuh. Paparan EDCs paling berisiko tinggi jika terjadi pada masa-masa kritis pertumbuhan, seperti saat kehamilan, masa bayi, dan masa pubertas, di mana tubuh sangat bergantung pada keseimbangan hormon yang akurat.

Kesimpulan :

  • Hindari makeup dan skin care berlebihan
  • Hindari ingredient :
    Parabens (methylparaben, propylparaben, butylparaben
    Pthalates (DBP, DEHP, DIBP)
    Triclosan
    Benzophenones (Oxybenzone, benzophenone-3)
  • Pakai fragrance free product
  • Konsultasi ke Dermatologist di BMDERMA

Komen BMDERMA jika kamu mau tahu ciri2 jerawat akibat paparan EDC

Ciri-Ciri Jerawat Akibat Paparan EDCs

Jerawat yang dipicu atau diperparah oleh gangguan EDCs umumnya memiliki karakteristik yang mirip dengan jerawat hormonal biasa, namun sering kali lebih resisten (kebal) terhadap pengobatan topikal standar:

  • Sering muncul di area sepertiga bawah wajah (rahang, dagu, dan sekitar mulut).
  • Berupa jerawat batu (kistik) yang dalam, merah, dan terasa nyeri di bawah kulit.
  • Kerap kambuh mengikuti siklus menstruasi (pada wanita) atau muncul tiba-tiba setelah menggunakan produk kosmetik/skincare baru yang tinggi kandungan fragrance atau paraben

Source: Scientific Research

Schedule a meeting with our doctor.

Bmderma logo white

BMDERMA FORESTA BSD

Foresta Business Loft 6 Unit 3, Jl. BSD Boulevard Utara,

Bumi Serpong Damai, Tangerang, Banten

0819 9352 5252

BMDERMA SENOPATI (PROJECTSKIN)

Jl. Senopati No.16A

Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

0819 221 2121

BMDERMA SUNTER

Jl. Agung Tengah 15 Blok I 11 No.11 A

Sunter Agung, Jakarta Utara

0819 227 2728

EMAIL

INFO@BMDERMA.COM

RESERVATION

0878 1098 9000

© BMDERMA 2025. Copyright by PT Awet Cantik Bahagia